Ini Penyebab Via Vallen Pingsan di Atas Panggung Saat Tampil di Bengkulu

Via Vallen (Sumber: Instagram/@viavallen)
Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Via Vallen belum lama ini diundang mengisi acara ulang tahun Kabupaten Kepahiang, Bengkulu ke-16.
Namun saat di atas Panggung, Via Vallen tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. Via Vallen pingsan di saat ia tengah menyanyikan sebuah lagu saat menghibur warga Kepahiang, Bengkulu. Hal ini pun langsung membuat heboh warganet, terutama para fans Via Vallen. Apalagi beberapa akun gosip di Instagram, menggunggah Via Vallen saat pingsan di atas panggung.

Penyebab Pingsan

6 Artis yang Pernah Pingsan di Atas Panggung, Terbaru Via Vallen

Melalui Instagramnya, Via Vallen menuliskan saat itu kondisinya sedang tidak fit. Terlebih perjalanan menuju lokasi dirinya mengisi acara cukup jauh sehingga ia mabuk perjalanan.

“Saya tidak bisa menyelesaikan perform dengan baik, di karenakan kondisi yg sangat tidak memungkinkan akibat mabuk perjalanan di liku 9,” tulis Via Vallen.

Ini Penyebab Via Vallen Pingsan di Atas Panggung Saat Tampil di Bengkulu

Sapto Purnomo

11 Jan 2020, 18:00 WIB

26

Via Vallen (Sumber: Instagram/@viavallen)
Via Vallen (Sumber: Instagram/@viavallen)

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Via Vallen belum lama ini diundang mengisi acara ulang tahun Kabupaten Kepahiang, Bengkulu ke-16.

Namun saat di atas Panggung, Via Vallen tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. Via Vallen pingsan di saat ia tengah menyanyikan sebuah lagu saat menghibur warga Kepahiang, Bengkulu.

BACA JUGA

Hal ini pun langsung membuat heboh warganet, terutama para fans Via Vallen. Apalagi beberapa akun gosip di Instagram, menggunggah Via Vallen saat pingsan di atas panggung.2 dari 5 halaman


Penyebab Pingsan

6 Artis yang Pernah Pingsan di Atas Panggung, Terbaru Via Vallen
Via Vallen tulis permintaan maaf setelah pingsan di atas panggung. (Sumber: Instagram/@viavallen)

Melalui Instagramnya, Via Vallen menuliskan saat itu kondisinya sedang tidak fit. Terlebih perjalanan menuju lokasi dirinya mengisi acara cukup jauh sehingga ia mabuk perjalanan.

“Saya tidak bisa menyelesaikan perform dengan baik, di karenakan kondisi yg sangat tidak memungkinkan akibat mabuk perjalanan di liku 9,” tulis Via Vallen.3 dari 5 halaman


Harap Maklum.

5 Artis yang Pernah Pingsan di Atas Panggung, Terbaru Via Vallen
Atas kejadian itu Via Vallen meminta dirinya dimaklumi. Apalagi kondisinya sedang tidak dalam keadaan yang terbaik.
“Harap dimaklumi kondisi saya. Semoga kita masih bisa bertemu di lain kesempataandan semoga diluaran sana tidak ada oknum yang menyalah gunakan kejadian ini,” katanya.

Mohon Maaf

Tranformasi Via Vallen (sumber: instagram.com/viavallen)
Tranformasi Via Vallen (sumber: instagram.com/viavallen)

Tak lupa Via Vallen menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Terutama kepada penonton dan penggemarnya.

“Terimakasih banyak sudah mengundang saya di acara luar biasanya, tapii saya mohon maaf untuk semua masyarakat kepahiang yang td malam sudah hadir di perayaan ulang tahun kabupaten kepahiang,” katanya.

5 Lagu Patah Hati Agnez Mo, Nomor 3 Bikin Mewek

Agnez Mo

Untuk nomor balada, Agnez Mo dikenal memiliki penghayatan tingkat tinggi. (Instagram @agnezmo)
Liputan6.com, Jakarta – Agnes Monica atau yang kini dikenal dengan Agnez Mo mengawali karier sebagai penyanyi cilik. Pada 2001, Agnez Mo mengirim sinyal telah menjadi penyanyi remaja lewat album kompilasi Love Theme.
Album rilisan Aquarius ini memfiturkan dua hit, yakni “Pernikahan Dini” dan “Seputih Kasih”. Dua tahun berselang, Agnez Mo merilis album debut And The Story Goes To… yang diganjar platinum ganda.

Gelar teen diva pun melekat padanya. Sepanjang karier, Agnez Mo melahirkan banya hit dari lagu rancak hingga patah hati.
Untuk nomor balada, Agnez Mo dikenal memiliki penghayatan tingkat tinggi. Kali ini izinkan Showbiz Liputan6.com memilih lima tembang patah hati paling menyayat dari Agnez Mo. Kalau nomor favorit Anda tidak masuk dalam daftar jangan marah, ya! Selamat menyimak. 
 



Agnez Mo (Adrian Putra/Fimela.com)
Pernah dengar ujaran cinta tak pernah salah melainkan kitalah yang kurang pas menempatkannya? “Jera” karya Melly Goeslaw menuturkan trauma karena mencintai orang yang telah berdua.
Saat hubungan orang yang ditaksir kandas, pihak perempuan kadung tak berani menjalin cinta yang dulu diidamkan. “Jera” dijadikan hit ketiga setelah “Bilang Saja” dan “Indah” yang bertempo upbeat. Nyaris tanpa lengkingan, lagu ini menyadarkan publik intepretasi Agnez Mo di tembang balada adalah yang terdahsyat untuk generasinya. 
 
Agnez Mo
Ini kolaborasi pertama Agnez Mo dan Dewiq yang jadi hit besar. “Tanpa Kekasihku” adalah ratapan Agnez Mo karena ditinggal mati kekasih. Tak hanya genius mendeskipsikan kehilangan lewat suara, performa Agnez Mo di video klip ini diganjar penghargaan di ajang video musik award Tanah Air.
Aransemen lagu ini dikerjakan Erwin Gutawa. Kali ini, Erwin tak membalut musik “Tanpa Kekasihku” dengan orkestra. Baginya, suara Agnez Mo sudah merefleksikan kehilangan itu sendiri, melampui sayatan biola, violin, dan kroni-kroninya.
 
(Instagram/agnezmo)
“Teruskanlah” merupakan patah hati paling parah. Bagi kami (amit-amit) lebih baik trauma bercinta, ditinggal mati pasangan, atau diselingkuhi sekalian daripada berada dalam kondisi punya pacar tapi seperti enggak punya pacar.
Dengan kata lain, tidak dianggap ada oleh pacar sendiri. Bait pertama “Teruskanlah” disampaikan Agnez Mo dengan teknik setengah berbisik, seperti orang berkeluh kesah. Baru mendengar bait pertama saja, rasanya kami ingin memeluk Agnez dan bilang, “Sabar ya, Jeung. Gue ngerti banget perasaan lo.”
Lagu ini mencapai klimaks lewat lirik, “Kuhidup dengan siapa? Ku tak tahu kau siapa. Kau kekasihku tapi orang lain bagiku.” Inilah lirik sakit hati di level paripurna. Tampak luar, pacaran. Di dalam sebenarnya tak dianggap. Duh!
 

Penampilan Baru Agnez Mo (sumber: instagram/@agnezmo)
Patah hati Agnez Mo berikutnya berasal dari hubungan yang tak imbang. Yakni, cinta yang tak dibalas dengan keseriusan. “Namun apa salahku, hingga ku tak layak dapatkan kesungguhanmu?” demikian Agnez Mo melayangkan gugatan.
Agnez Mo memilih mengakhiri hubungan demi menyelamatkan martabat. Ia bisa hidup sendiri meski opsi ini tak diinginkannya. Puncak lagu ini terletak pada teriakan yang memantulkan kecewa, amarah, dan sakit yang tak terlukis. Beberapa kali tampil live, vokal prima Agnez Mo sukses mengeksekusi teriakan maut ini.
 
Penyanyi Agnez Mo berpose saat menghadiri iHeartRadio Music Awards 2019 di Los Angeles, California, AS, Kamis (14/3). Agnez Mo meraih iHeartRadio Music Awards 2019 setelah menang vote di media sosial. (Frazer Harrison/Getty Images North America/AFP)
Kembali menggandeng Dewiq, Agnez Mo kali ini jadi korban perselingkuhan. Padahal, hubungannya resmi. Ini terlihat dari cincin yang dikenakannya di video klip garapan Dimas Djayadiningrat.
Kali pertama mendengar “Sebuah Rasa”, kami merasakan getar vokal Agnez Mo yang bergaya teaterikal. Intepretasinya lebih matang sekaligus dewasa. Ini sejalan dengan lirik lagu yang tak semeledak-ledak dulu.
Ketika cinta berjalan tak sesuai harapan, Agnez Mo dengan bijak bersabda, “Kita berawal karena cinta, biarlah cinta yang mengakhiri.” Sedap!

Rhoma Irama Ulang Tahun ke-73, Iwan Fals Berdangdut

Rhoma Irama
Jakarta – Musisi legendaris Iwan Fals mengucapkan selamat ulang tahun kepada raja dangdut Rhoma Irama yang menapaki usia ke-73 tahun pada hari ini, 11 Desember 2019. Iwan dan kelompok musisi pengiringnya tempak bernyanyi lagu Mirasantika sebelum menyampaikan ucapan selamat.
Video berisi momen tersebut diunggah melalui laman Twitter @iwanfals pada Rabu siang, 11 Desember 2019. Iwan Fals dan kawan-kawan tampak begitu menghayati nyanyian lagu tersebut dengan aransemen akustik.



“Selamat ulang tahun bang haji,” kata Iwan dalam video tersebut.
Pemilik nama Virgiawan Listanto itu sempat protes saat salah seorang musisi menyebut Rhoma Irama dengan sebutan Mbah.
“Loh, mbah? om, om, om..” ujarnya.
Rhoma Irama atau Raden Haji Oma Irama lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946. Pemimpin orkes musik Soneta itu merupakan salah satu musisi pencetus genre dangdut pada masanya. Dangdut sendiri merupakan gabungan beberapa genre musik, yakni melayu dan rock, serta nada-nada hindustan dan arabian.
Dalam perjalanannya, Oma Irama menambahkan unsur brass section, nuansa pop dan orkestra dalam musiknya. Hal itu menjadikan dangdut buatannya memiliki cita rasa berbeda saat itu.
Malang melintang dan membawa kultur baru ke kancah musik nasional yang saat itu tengah gandrung dengan musik rock barat, membuat Oma Irama dan Soneta sempat bersitegang dengan sejumlah pegiat musik keras yang ada di Indonesia, yakni Giant Step.
Namun, perseteruan Rock Vs dangdut di era 70-an kemudian berakhir saat pentolan ormas Pemuda Pancasila, Yapto Soerjosoemarno, membuat pertemuan demi mempersatukan dua genre dengan jumlah penggemar terbilang besar saat itu.
Baca juga: Iwan Fals Komentari Ganjar Pranowo Suka Video Porno
Kini, dangdut telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Bahkan telah bermunculan musisi-musisi dangdut muda yang memberi penyegaran baru agar genre itu lebih diterima oleh kalangan anak-anak muda dari golongan Gen Z, seperti OM PMR, Pancaran Sinar Petromaks, Orkes Pensil Alis, orkes dangdut Rachun, dan lain-lain. []